Mulailah Dengan Yang Kanan

saifSahabat m2net yang dimuliakan Allah, mengawali Rubric JJS (Jurus Jitu Saif) ini perkenankan saya untuk mengawalinya dengan yang kanan, apa yaaah maksudnya ? penasaran kan .., ga usah hawatir sebentar lagi sahabat m2net akan saya ajak untuk mengeksplor judul artikel diatas. Sekarang duduklah yang manis dan simaklah tulisan ini baik baik.

Mengutip kutipan religius Mulailah dengan yang kanan Penafsiranya menurut Ari Ginanjar dalam ESQ-nya adalah, Mulailah dengan Otak Kanan. Kemudian? Barulah dijabarkan oleh otak kiri. Itu artinya Intuisi dulu, baru analisis.

Asal tahu saja, adalah susah untuk menetapkan keputusan jika hanya mengaharapkan Otak Kiri yang mengharuskan data yang lengkap. Persis seperti seorang Jenderal yang tengah menjajaki kekuatan musuh-nya. Walhasil, tidak jarang sang jenderal mengira-ngira berdasarkan intuisinya secepat kedipan mata.

Selain Intuisi, ada pula kreatifitas. Menurut Salah seorang pelaku bisnis paling berhasil di Indonesia pernah berargumen, Bangsa yang maju adalah bangsa yang kreatif. Menjadi kreatif itu memang tidak mudah, akan tetapi kreatifitas bias membuahkan kesuksesan yang mengejutkan dan menakjubkan.

Komponen otak kanan yang selanjutnya adalah berfikir meluas, yaitu dengan cara merekayasa big picture, impian dan visi. Ngomong ngomong visi itu apa sih? Sesungguhnya kata lain untuk visi adalah niat. Masih inget dengan pernyataan, Mulailah dengan yang kanan  yang menyiratkan mulailah dengan otak kanan. Nah, apakah sahabat m2net dapat mengaitkannya dengan pernyataan Mulailah dengan niat (innamal amalu bin niyaat). Silahkan simpulkan sendiri.

Sebagai tambahan masyarakat Indonesia sendiri mengenal serenteatn istilah serba kanan yang seluruhnya identik dengan kebaikan, contohnya tangan kanan dan langkah kanan. Tidak terkecuali golongan kanan dalam kitab suci. Malah dalam bahasa Inggris, kebetulan kata kanan dan kata benar diterjemahkan dengan kata yg sama yaitu right. Maka tidaklah mengada-ada kalau saya mengartikan kanan itu hamper selalu benar. Mau contoh lain ? coba sahabat m2net perhatikan kalo lewat jalan TOL pasti yang tertulis di sepanjang Jalan TOL adalah Gunakan lajur kanan untuk mendahuli hehehe apakah itu artinya bahwa untuk bisa lebih cepat dan menjadi orang di atas rata rata harus menggunakanlah otak kanan. Kalo itu terserah sahabat m2net mau memaknai apa.

Yang jelas, jangan pernah sekalipun melalaikan dan mengabaikan otak kanan yang sarat dengan muatan muatan intuisi, kreativitas dan pemikiran meluas. So be intuitive, be creative, be extensive !

Penulis : Saif Aljawie : saat ini sedang menggeluti dunia Hipnoteraphi dan Motivasi dengan mengandalkan Otak Kanan

Salam selalu buat Una!…. Utak Kanan   🙂