Nahas Bagi Agung, Sepeda yang Hilang ternyata Hasil ‘Minjem’

M2Net, Kediri – Habis jatuh ketimpa tangga. Peribahasa ini layak disematkan kepada Agung. Setelah shock kehilangan sepeda, Sabtunya (5/10) Alumni Malhikdua tahun 2013 itu harus mengganti kerugian akibat peristiwa kemalingan itu. Pasalnya, sepeda yang menjadi transportasi sehari-hari lajang asal Batang itu ternyata hasil ‘minjem’.

Atas kehilangan tersebut, putra pasangan Ramelan dan Khomisah harus membayar sejumlah Rp. 275.000,- kepada pemilik sebagai ganti rugi. Jumlah tersebut tentu sangat mengoyahkan kehidupan Agung di Pare. Sampai ekspresi kedongkolan terlihat jelas saat merespon pertanyaan wartawan. “iyalah…275rb duit semua itu ga campur daun.”

Sepeda menjadi kendaraan primadona peserta kursus di Pare. Banyak sekali tempat penyewaan sepeda di kota selatan Jombang itu. Bahkan ada camp atau kosan yang sudah menyediakan sepeda untuk disewakan. Agung termasuk salah satu peserta kursus yang turut memanfaatkan jasa tersebut. Namun sayang, belum tuntas masa belajarnya di Pare, sepeda sewaan itu hilang.

Diberitakan sebelumnya, pemred Malhikdua School itu harus membayar mahal kelalaiannya memarkir sepeda. Sepeda yang ditinggal sholat jamaah di Masjid Ibnu Taimiyah pada Jumat Sore (4/10) raib digondol maling.(ns/aj)