6 Santri Al Hikmah 2 Lolos ke Tingkat Nasional dalam Musabaqoh Qiro’atil Kutub (MQK) 2014

Benda, M2Net– 6 santri Al Hikmah 2 menjadi delegasi Jawa Tengah maju ke Musabaqoh Qiro’atil Kutub Nasional  V Tahun 2014 di Pondok Pesantren As’ad Provinsi Jambi, setelah keluar sebagai Juara Umum III di tingkat Provinsi Jawa Tengah pada pengumuman Kamis tadi(15/05).

Lomba yang berlangsung dari hari Senin(12/05) sampai Rabu(15/05) sangat menyita tenaga peserta dan pembina, pasalnya mereka harus bekerja keras di arena. Bahkan jauh dari itu delegasi dari Brebes ini menjalani karantina di Pon Pes Al Hikmah 2 dan hasilnya memang ampuh, itu terbukti dari 5 piala yang di bawa pulang, dari tingkat wustho menjadi penyumbang terbanyak dengan 3 piala dan ulya mengikuti di belakangnya dengan 2 piala, sedang tingkat ula kosong tanpa hasil. Berikut adalah rincian hasilnya :

1. Juara I hadits tingkat wustho Putra    : Farkhan Kurnia Rahman

2. Juara I hadits tingkat wustho Putri    : Asa Nabila Arju

3. Juara I tafsir tingkat ulya Putra          : M. Zaeni Nadzif

4. juara I debat Bahasa Arab ulya Putra : – Firdaus Abdul Aziz

                                                                          – M. Akhsanul Fikri

                                                                          – Ade Mulyadi

5. Juara II siroh tingkat wustho  Putri   : Khoirutul Umamah

Dalam upayanya meningkatkan kecintaan santri untuk terus mempelajari, mendalami Kitab Kuning, mendidik dan mempersiapkan kader-kader ulama, Kementrian Agama Pusat mengadakan Lomba Musabaqoh Qiro’atil Kutub (MQK). Lomba yang adanya tiap 3 tahun sekali inipun dimanfaatkan dengan benar oleh santri dari berbagai pesantren di Indonesia, terutama santri Al Hikmah 2.

“Walaupun sudah mendapatkan 5 piala, namun ini bukanlah pencapaian maksimal kita. Seharusnya kita bisa lebih banyak lagi mendapatkan pialanya, namun karena kurang maksimalnya peserta yang kita bawa jadi ini yang bisa kita berikan. Saya tetep mengacungkan jempol karena yang lain sudah tampil bagus, cuma belum beruntung saja” Ucap Ustadz Mughnil Labib selaku pembina Lomba dari Al Hikmah 2.

Kedepan, harapan dari peserta lomba akan kepedulian dari pemerintah sangat tinggi terhadap santri yang berprestasi. Sehingga tujuan awal adanya Lomba MQK ini menjadi benar adanya dan mampu menjadi pemberantas keporak porandaan zaman sekarang. (MA)