Enam Peserta TP Malaysia Dilarang Masuk Kompleks Sri Perdana

Kajang, M2Net – Hari kedua di Malaysia, Minggu (10/08/2014), tepat di hari libur akhir pekan sekolah, para peserta TP Malaysia bersiap-siap menuju Putra Jaya.

Pukul 08:00 waktu setempat, para peserta bersiap-siap menuju Putra Jaya, Ibu Kota Negara Malaysia sekarang setelah sebelumnya Kuala Lumpur yang menjadi Ibu Kota Negara tersebut. Lepas tiga puluh menit, peserta menyantap sarapan dengan menu nasi lemak, makanan khas daerah itu. Tepat pukul 09:10 bus sekolah milik ABIM melaju, membawa para peserta menuju lokasi yang dituju dengan memakan waktu kurang lebih tiga puluh menit.

Tempat pertama yang mereka singgahi adalah Komplek Sri Perdana. Yaitu tempat singgah para tamu pemerintah baik dari dalam maupun luar negeri. Untuk memasuki kawasan tersebut, para peserta diminta untuk menyerahkan paspor mereka masing-masing. Namun, enam dari mereka, termasuk Ustadz Labib selaku guru pembimbing tidak membawa paspor mereka. Alhasil, mereka harus merelakan satu pengalaman memasuki Komplek Sri Perdana dan menikmati pengalaman lain di luar kawasan tersebut. Aghis, Fawaz, Aisyah, Nadia dan Caca adalah lima peserta dari siswa yang tidak membawa nyawa berbuku itu. Sebagian dari mereka memilih menikmati keindahan danau dekat kawasan itu dan sebagian yang lainnya berjalan-jalan di daerah tersebut.

“Saya dan Fawaz tidak mau hanya tinggal diam, Kamipun berjalan-jalan di sekitar danau dekat daerah ini.” Ujar Aghis saat bertemu rekan-rekannya keluar dari Kompleks Sri Perdana.

(MFR/ULN)