Abah Solah : Yang Terpenting Teladani Kiprah Para Ulama

Benda, M2net – Tak terasa Haul Abah telah mencapai angka ke-4. Abah Sholah selaku pengasuh PonPes Al Hikmah mengekspresikan kekagumannya pada sosok Abah Yai dan berharap putra putri Al Hikmah bisa meneruskan kiprah Abah Yai semasa hidupnya.

Inilah komentar beliau berkaitan tentang Haul Abah ke-4 saat diwawancarai oleh reporter M2Net(13/10)

Reporter : “Menurut Abah sendiri, apa sih makna Haul Abah itu?”

Abah : “Haul ini bertujuan untuk lebih mendorong seluruh alumni agar selalu introspeksi diri akan kemuliaan beliau (Abah Yai) setelah meninggal. Juga menekankan ahlak yang baik dalam penyebaran islam yang selalu damai tanpa ada gesekan yang menggetarkan orang lain. Putra putri Al Hikmah, bukan hanya santri tetapi semua alumni, guru dan santri juga harus meyakini kalau ruh Abah itu masih hidup dan masih menaruh perhatiannya kepada kita semua sebagai putra putrinya.”

Reporter : “Abah kan terkenal dengan cara khasnya memuliakan tamu, sampai-sampai haul abah kali ini mengambil tema memuliakan tamu. Kalo Abah pribadi, makna memuliakan tamu itu yang seperti apa sih?”

Abah : “Putra putri Alhikmah semua diharapkan selalu mengikuti jejak uswahnya (teladan-red) baik dalam bidang ilmu ataupun kemasyarakatan yang menonjol dalam ahlaqul karimah. Nah, salah satunya ya ini, memuliakan tamu. Memuliakan tamu harus selalu dalam rangka mencari rohmah dan maghfiroh tersendiri sebagaimana jejak ulama para anbiya yang memerintah sejak dahulu.”

Reporter : “Bagaimana sih sosok Abah Masrur di mata Abah Sholah?”

Abah : “Beliau adalah seorang pemimpin yang demokratis, tegas dalam pendirian, lunak dalam memecahkan masalah, penuh arif, sabar dan ikhlas dalam menghadapi masalah apapun.”

Reporter : “Yang terakhir, apa pesan abah untuk putra putri Al hikmah?”

Abah : “Selalu berpegang teguh pada Ulama yang selalu menjunjung ahlak para anbiya, selalu jadi toreqoh kita bersama sebagai islam nusantara dan meneruskan keberhasilan wali penyebar islam di dunia ini.”

Sebenarnya masih banyak yang ingin ditanyakan oleh reporter, namun karena kesibukan Abah Solah saat itu reporter urungkan niat untuk melanjutkan pertanyaan. (MZN,AMNR,NJ)

Editor: ANJ