Menaker Hanif Dhakiri : Harus Bangga Menjadi Santri

Benda, M2Net – Anjuran ‘Bangga Menjadi Santri dan Warga Nu’ sangat ditekankan oleh Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri pada pidatonya saat Haul Abah 5 berlangsung(2/10) di Masjid Annur Alhikmah 2. Ini dikarenakan Indonesia merdeka selama ini tidaklah jauh dari peran para ulama dan santri.

‘’Pesantren itu harus dikasih banyak, karna nandurnya banyak’’ Ujarnya.

Peran para ulama dan santri dalam kemerdekaan Negara sangatlah patut untuk diapresiasi oleh Negara. Melalui nasab keilmuan para ulama, banyak persoalan Indonesia yang terselesaikan. Ilmu mereka tidak perlu lagi diragukan karna sudah dapat dipastikan sampai ke pusatnya yaitu Nabi Muhammad SAW. Dan berkah sang ulama kyai juga hanya bias didapat oleh santri yang menimba ilmu kepada mereka.

‘’Ibaratkan adab memasuki rumah orang lain. Harus melewati pintu depan dan izin terlebih dahulu kepada sang tuan rumah, jika tidak maka dinamakan maling. Sedangkan pintu untuk belajar agama itu adalah para ulama kyai, bukan mbah google” tuturnya yang disambut tepuk tangan para hadirin Haul Abah 5.

Maka dari itu, santri yang sehari-harinya menimba ilmu langsung dengan beliau harus bangga dan memanfaatkan dengan semaksimal mungkin. Pak Menteri juga member amanat kepada para santri Alhikmah 2 yaitu : ‘Madhep Mantep Melu Kyai’ agar berkah mereka bisa didapatkan.

Bentuk penghargaan Negara terhadap santri telah didapatkan yaitu dengan adanya Hari Santri Nasional yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober.

(MZN)