EDS Cetuskan Program “Kromo Day”

Benda, M2Net – Dalam rangka berbenah diri menyambut dunia luar yang dalam hitungan bulan lagi akan diterjang oleh siswa kelas XII, Spessifikasi EDS selipkan “Kromo Day” dalam speakingnya. Hal ini disebabkan oleh karna mayoritas siswa kelas akhir berasal dari daerah Jawa, sehingga sebagai lulusan pondok pesantren mereka merasa bahwa berbahasa kromo kepada sanak keluarga terutama orangtua nanti merupakan sebuah tuntutan bagi mereka. Bahasa Kromo adalah bahasa yang biasa dipakai oleh masyarakat Jawa Tengah dan Timur. Dimana bahasa tersebut bisa dikatakan bahasa tersopan dengan tata krama dan unggah-ungguh yang tinggi.

Program Kromo Day ini telah dimulai sejak kamis (20/10) dengan metode yang sama seperti saat belajar bahasa inggris, yaitu dengan salah seorang siswa menuliskan 10 kosa kata bahasa kromo di papan tulis, yang kemudian harus dihafalkan oleh masing-masing siswa kelas akhir EDS. Program ini hanya diberlakukan untuk siswa kelas akhir dan tidak diperkenankan untuk siswa kelas X juga XI. Siswa kelas XII diberi kesempatan untuk menerapkanya dengan satu hari full speaking kromo yaitu hanya pada hari Kamis. Sedangkan untuk hari-hari selebihnya, mereka harus kembali Speaking English seperti biasanya. Bedanya, untuk Kromo Day ini tidak diberlakukan hukuman bagi siswa yang tidak menggunakan bahasa tersebut pada hari itu.

(MZN)