Forum Al Hikmah Mesir Kembali Lestarikan Budaya Berbahasa Arab

Kairo, M2Net – Forum Al Hikmah Mesir atau perkumpulan alumni-alumni Pon. Pes. Al Hikmah Benda baik satu maupun dua yang melanjutkan studi di Negeri Para Nabi itu kembali melestarikan budaya berbahasa yang dahulu pernah mereka budayakan selama masih menjadi pelajar di Pon. Pes. Al Hikmah tepatnya di MAK Al Hikmah 2 Benda, karena sebagian besar mereka merupakan lulusan MAK Al Hikmah 2 Benda, Sabtu (19/11/2016).

Ide ini bermula ketika Muhammad Fadhlurrohman alias Fadhlu, salah satu alumni MAK Al Hikmah 2 Benda asal Tegal yang melanjutkan studinya di Universitas Al Azhar Kairo tiba dari kepulangannya dari Indonesia pada liburan musim panas silam. Fadhlu yang pada saat bersilaturahmi ke sekolah lamanya sering ditanya bagaimana para alumni berkomunikasi di keseharian mereka, merasa malu untuk menjawab bahwa kebiasaan berbahasa arab yang pernah mereka budayakan di MAK sirna dari mereka begitu saja dan lebih memilih untuk berkomunikasi menggunakan bahasa daerah masing-masing. Padahal dengan lingkungan arab seperti itu sangat menunjang mereka untuk kembali berbahasa arab.

Merasa keadaan ini sangat mengganggu pikirannya, akhirnya ia beranikan diri untuk melapor pada ketua Forum Al Hikmah MEsir yang baru dilantik tahun ini yaitu Apipudin asal Brebes yang merupakan alumni MAK Al Hikmah 2 Benda juga satu tahun di atas Fadhlu. Dan pada saat itu pula Apip memberitahu Fadhlu bahwa Fadhlu menjabat sebagai pengurus Forum Al Hikmah Mesir bagian pendidikan. Tak lama dari perbincangan itu ketika beberapa dari mereka mengadakan perkumpulan sersan (serius tapi santai), menikmati kopi di pinggir jalan, tanpa persiapan dan tanpa sepengetahuan Fadhlu, Apip mengutarakan rencana untuk anggota-anggota Forum Al Hikmah Mesir diwajibkan untuk berbahasa arab cukup satu hari dalam seminggu. Tentu saja ini bukan keputusan sepihak melainkan keputusan yang telah mereka musyawarahkan secara matang dan masing-masing dari anggota yang hadir mengamininya. Akhirnya disepakatilah kewajiban berbahasa arab pada hari sabtu setiap pekannya.

Berbeda dengan peraturan yang pernah mereka dapatkan di MAK Al Hikmah 2 Benda, Forum Al Hikmah sendiri tidak membebani mereka suatu hukuman jika mereka melanggar tidak berbahasa arab asal tidak keterlaluan. Disamping mereka sudah berlabel mahasiswa, tidak semua dari mereka adalah lulusan MAK Al Hikmah 2 Benda yang terbiasa berbahasa arab serta kesepakatan ini adalah kesepakatan yang mereka setujui bersama. Dengan terus diingatkan dan ditegur ketika terlupa pada hari sabtu berbahasa, mereka telah siap untuk menerimanya.

“Alhamdulillah, kami sudah dua kali menjalaninya. Semoga ini akan berdampak positif bagi kami dan lingkungan sekitar juga bagi adik-adik kelas yang ingin melanjutkan studinya di Mesir agar tidak sungkan hati untuk bisa bergabung bersama kami. Kami mohon doa dan dukungannya itu yang terpenting, terima kasih semuanya.” Komentar Fadhlu sebagai penanggung jawab bahasa Forum Al Hikmah Mesir dengan terharu.

(MFR)