Syeikh Zein bin Abdurrahman bin Yahya Kunjungi Pon.pes Al-Hikmah 2

Benda, M2net- Santri Al-Hikmah 2 dikejutkan oleh datangnya Syech Zein bin Abdurrahman bin Yahya secara tiba-tiba yang berasal dari Saba Yaman seusai sholat isya berjama’ah di Gor Al-Hikmah 2.(30/1)

Pada malam hari ba’da sholat isya para santri dibuat bertanya-tanya oleh pengumuman yang mana para santri diwajibkan untuk mendatangi masjid An-Nur secara mendadak, ditambah lagi pengumuman tersebut tidak diberitahukan tujuannya

Para santri akhirnya mengalah untuk mengikuti perintah, lalu berbondong-bondong menuju masjid An-Nur, setelah kurang lebih 30 menit menunggu, dari pintu sebelah utara masjid masuk seorang Syekh yang diiringi oleh pengasuh pondok Al-Hikmah 2 sendiri dan yang lainnya. Sebenarnya hal ini sudah tidak asing lagi bagi para santri karena Al-Hikmah 2 sudah berkali-kali dikunjungi oleh Syekh dari berbagai mancanegara.

Syekh Zaein bin Abdurrahman bin Yahya yang berasal dari Saba Yaman, memberikan ceramah-seramahnya tentang perintah untuk mencari ilmu, berakhlaq, beraqidah, dan berpegang teguh pada Ahlu Sunnah Wal Jama’ah serta menomorsatukan adab dalam menimba ilmu. Tak hanyaitu, syekh juga sepat memuji Al-Hikmah 2 dikarenakan oleh kekhusu’an dan ketenangan para santriwan dan santriwati saat memperhatikan dan mendengarkan dengan seksama apa yang disampaikan olehnya. “Syeikh Zein merasa senang terhadap seluruh santri Al-Hikmah 2 karena selama sudah mengunjungi beberapa pesantren tapi tidak seperti di Al-Hikmah 2 karna sangat khusuk dan tenang selama mendengarkan” ujar Akhi Luthfi selaku penerjemah

Syekh juga memberitahu beberapa Faedah yang berkaitan dengan hal tulis-menulis kepada seluruh santri, adapun beberapa Faedahnya antara lain :
1.) Meningkatkan kualitas dalam hal tulis-menulis
2.) Memudahkan untuk menulis apapun
“Karena tulisan itu bagaikan Binatang Buruan, kita menulis agar binatang buruan itu tidak lepas, namun bias saja lepas kalau kita hanya sekedar menulisnya dan tidak diperhatikan lagi” ujarnya saat memberikan ceramahnya

Untuk penutup acara, seluruh santri diberikan kesempatan untuk bertanya kepada Syekh sebanyak 3 pertanyaan dan dijawab langsung oleh-nya, hanya dua santri cekatan yang melontarkan pertanyaan tadi malam dari sekolah Malhikdua jurusan Keagamaan. Adapun pertanyaan-pertanyaannya yaitu :

Penanya : Bagaimana cara kita mendekatkan diri dengan Allah secara khusuk ?

Jawab (Syekh Zein) : Tinggalkanlah maksiat sehingga hati kita akan bersih karena meninggalkan hal yang buruk, senantiasa membaca sholawat sebanyak-banyaknya kepada Nabi SAW, dekati dan bertemanlah orang-orang yang hatinya dekat kepada Allah swt, dan nyantri di pesantren

Penanya : Bagaimana cara kita merasa nikmat ketika sedang mengaji sebagaimana kita merasa nikmat ketika bermain youtube, sosmed, dll ?

Jawab (Syekh Zein) : Ingat kepada ayat-ayat Allah dan merasa takutlah kepadanya

Penanya : Bagaimana kita shalat dengan khusuk sedangkan banyak orang yang tidak memahami arti dari ayat-ayat yang dibacanya ?

Jawab (Syekh Zein) : Khusuk itu tidak harus memahami ayat, tetapi ketahui keadaan pada saat sholat sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasul

Sebelum melanjutkan pertanyaan ketiga,syekh memeluk Akhi An’im selaku orang yang pertama yang bertanya, untuk perwakilan dari seluruh santriwan dan santriwati yang hadir, lantas terdengar suara histeris dari santriwati yang berada di lantai 2 Masjid An-Nur lalu dilanjutkan lagi ke pertanyaan ketiga .

(MDM)