Temu Kangen Sahabat Lama Pengasuh Pon.Pes Ardani Serang Silaturrahmi ke Alhimkah 2

Benda, M2Net- Pengasuh Pon. Pes Ardaniyah Serang Banten bersama santri seniornya berkunjung ke Pon. Pes Alhikmah 2 guna study banding dan bersilaturrahmi Sabtu (18/03).
Study banding yang diadakan oleh Pon. Pes Ardaniyah ini diisi lain bersilaturrahmi namun bertujuan untuk bertemu teman lamanya yang pernah belajar bersama di Negara Irak yaitu salah satu majelis pengasuh Pon. Pes Alhikmah 2 KH. Najib Efendi. “Tak terasa kami sudah tak bertemu selama 17 tahun” tutrnya.
KH. Ojet Sudarja Ardani membawa beberapa santri seniornya yang sekarang menjadi pengurus pesantren Ardaniyah berkunjung Sabtu pagi. Pada acara Study banding ini ada beberapa kegiatan yang mereka lakukan seperti lomba berolahraga yang bercabang antara lain sepakbola dan badminton.
Acara dimulai kembali pada pertemuan santri Alhikmah 2 dan tamu kunjungan study banding Pon.Pes Ardaniyah di Masjid An-Nur pada jam pengajian sentral. Hal ini dilakukan sebagai bentuk silaturrahmi pesantren yang berasal dari Serang,Banteng tersebut.
Pada pertemuan ini KH. Najib Efendi menjadi pembicara yang mengenalkan sahabatnya yaitu pengasuh pesantren Ardaniyah KH.Ojet Sudarja Ardani. Dia merupakan teman belajarnya saat sekolah di Turki.
Setelah itu pengasuh pesantren Ardani member sambutan kepada santri dan menyampaikan maksud dan tujuan mengunjungi Alhikmah 2 ini. Selain itu dia juga menceritakan biografinya tentang bagaimana perjuangannya mencari ilmu dari mulai sekolah dasar sampai menjadi mendirikan pesantren.”Saya mondok mulai dari kelas 3 sekolah dasar sampai kelas 3 Aliyah dan tidak pernah sekalipun dijenguk oleh orang tua” tuturnya saat sambutan.
Pengasuh yang bersal dari keluarga yang sederhana ini juga menyampaikan pesa kepada santri agar tidak hanya mengkhayal ketika mempunyai keinginan namun buktikan karena tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini selagi mau berusaha. Dia juga member tahu akan bahaya Negara ini oleh orang lain dan factor kenapa Negara Indonesia mengalami pemunduran.

“Negara ini milik kalian jangan sampai direbut oleh orang lain maka dudukilah meja pemerintahan oleh jkalian”. Gumamnya.

Seteha sambutan acara diakhiri dengan sholat isya berjamaah.

(MM)

Add Comment