Tasyakuran Khataman Kitab Jalalain

Benda,M2Net- Santri Alhikmah SLTA khususnya ikut mengapresiasikan rasa senang dan syukur atas khatamnya kitab kramat Jalalain beserta majlis pengasuh Pon.Pes Alhikmah 2 dan KH Muhlas Hasyim MA sebagai pengampu kitab tersebut,Kamis (6/04).

Acara yang dilaksanakan di Masjid An Nur ini dimualai setelah istighosah dan sholat Isya dengan pembacaan doa khotmil quran yang di imami oleh KH. Izuddin Masruri.

Kemudian dilanjutkan pada susunan acara yang di bawakan oleh Bayu sebagai salah satu santri senior pesantren ini. Pada acara tersebut KH. Muhlas Hasyim MA. diberi waktu dan tmpat untuk memberikan sambutan dan pesan.

“Adanya tasyakuran khataman Jalalain ini merupakan wujud rasa senang dan syukur atas kebaikan. Insya Allah orang yang suka dan bersyukur dengan kebaikan dan merasa sedih dengan perbuatan buruk yaitu orang yang mempunyai iman di dalam hatinya.”

“Kalian sah-sah saja mempunyai cita-cita menjadi orang kaya, pejabat, ataupun orang yang terkenal di dunia ini, namun ingat semua itu tidak ada harganya sama sekali di bandingkan dengan Ilmu Al Qur’an ini, hal itu akan dirasakan ketika di dunia lain nanti setelah mati . Rosul bersabda semua yang ada di duni ini dilaknat Allah kecuali berdzikir kepada Allah atau mengingat Allah, orang yang berilmu dan orang yang belajar.”

“Orang yang mempunyai banyak ilmu jika tidak di sertai dengan iman dan Al Quran maka sama saja deretan angka nol,meskipun panjang tetap nilanya samasaja yaitu nol. Berbeda ketika dibarengi dengan Al quran maka angak nol itu akan bernilai samasaja diberi angak 1 pada awal nolnya”

” Perlu difahami bahwa sekarang sadar atau tidak sadar orang muslim sedang dijauhkan dari Al Quran. Hal itu sudah direncanakan dari dulu. Dulu salah satu tokoh dari Inggris pernah berpidato ketika periode penjajahan, saat berpidato dia membawa mushaf kemudian mengatakan kekuatan orang muslim yaitu ini ( Al Quran ) senjata orang muslim adalah Al Quran.”

“Semoga Ilmu Alquran ini (Jalalain) sebagai tolak bala khususnya sebagai pelindung agama kita.” Tutur KH. Muhlas Hasyim pengampu kitab Jalalain.

Kemudian dilanjutkan oleh KH. Ahmad Sidiq sebagai pembicara utama yang menyampaiakan biografi dari pengarang kitab Jalalain dan keistimewaan kitab Jalalain tersebut.

” Kitab ini pertma dikarang oleh Jalaluddin as-Mahali, mengarang kitab ini dimulai dari surat Al Kahfi samapai Alfatihah, setelah itu beliau wafat. Kemudian dilanjutkan oleh Jalaluddin as-Suyuthi dari al Baqoroh samapi selesai. Saat mengarang ini beliau Jalaluddin as-Suyuthi hanya menghabiskan waktu 40 hari saja. hal itu wajar karena keseharian beliau mengarang kitab bahkan sehari bisa mendapatkan enam lembar. Beliau juga pernah bermimpi bertemu nabi sebanyak 70 kali dan beliau adalah mubaligh di Mekkah.” ucap KH. Ahmad Sidiq saat berpidato.

Setelah itu ada sesi pertanyaan yang di berikan kepada santri yang hadir. Pertanyaan tersebut di ambil oleh dua rekan santri yang kemudian di jawab oleh KH. Ahmad Sidiq.

Kemudian acara berlanjut dengan pemotongan tumpeng dan doa. Pada kesemptan ini KH. Sholahuddin Masruri selaku pimpinan majelis pengasuh Pon.Pes Alhikmah 2 menjadi imamnya. Setelah pemotongan tumpeng Abah Sholah menyuapi semua majelis pengasuh yang hadir. Sontak seluruh santri tercengan. Dan setelah itu ditutup dengan doa kemudian pembagian snack kepada santri.

 

(MM)

 

Add Comment