Menabung Sejak Dini

Menabung,yang setiap orng tua pasti sudah mengajarkan anaknya tentang menabung. Uang bukanlah segalanya, tapi segala sesuatu butuh uang. Memang kutipan diatas tidaklah salah, namun secara tidak langsung kutipan diatas menganjurkan kita untuk memiliki uang.

Menabung sudah sesuatu yang lumrah diajarkan orang tua kepada anaknya dengan iming-iming ‘adek bisa beli mainan pake uang tabungan adek, jadi adek nggak harus minta sama ibu terus, nabung juga bisa bikin adek orang kaya’ begitulah kira-kira ‘doktrin’ orang tua kepada anaknya agar anaknya mau menabung.

Sebenarnya manfaat menabung tidaklah hanya untuk beli ‘mainan’ tapi lebih dari itu. Menabung mangejarkan kita untuk selaku berpikir beberapa langkah kedepan, dengan menyiapkan dana untuk keperluan pada masa yang akan datang. Menabung juga mengajarkan kita untuk menggunakan uang dengan sebaik-baiknya, atau bisa disebut hemat. Banyak orang yng menyamakan antara hemat dengan pelit, padahal mereka sangatlah berbeda. Mereka mengira orang yang hemat adalah orang pelit, salah besar. Hemat adalah membelanjakan harta /uang sesuai kebutuhan, jadi kalau beli motor buat ngojek, beli mobil buat di-rental jadi itu bukan boros tapi menggunakan uang sesuai kebutuhan. Beda kalau pelit, pelit itu identik sifat seseorang yang tidak mau berbagi atau serakah. Jadi mulai sekarang hilangkanlah anggapan bahwa orang hemat itu orang yang pelit.

Tapi, mulailah menabung karena dengan menabung sedikit-banyak kita telah berpikir selangkah lebih maju &  menjadi pribadi yang hemat.

 

(IM)

Add Comment