Gelar Karya Tabus, Abah Muhlas : Miris, Santri Mampu Menciptakan Karya Mahal tapi Tidak Mampu Menggunakannya

MALHIKDUA.net – Kamis (05/04) Tata Busana menggelar Acara Karya Anak Tabus MA Al Hikmah 2 yang diikuti oleh seluruh anak tabus dari kelas X hingga kelas akhir. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, acara kali ini diadakan di GOR MA Al-Hikmah 2 sehingga lebih meriah dari tahun kemarin yang diadakan di ruang tata busana.

Setiap tahun Spesifikasi Tata Busana MA Al-Hikmah 2 menggelar acara pergelaran sebagai bentuk apresiasi terhadap karya tangan siswi-siswi yang berspesifikasi Tata Busana.

Acara ini dibuka untuk umum, sehingga putri yang tidak bersekolah di MA Al-Hikmah 2 dapat ikut menyaksikan pergelaran tersebut.

Pergelaran kali ini dihadiri oleh Kepala Sekolah MA Al-Hikmah 2 beserta dewan guru. Setelah sambutan dari guru spesifikasi, Ibu Ida Murwaningsih, S.Pd., Abah Muhlas menyampaikan apresiasinya.

“Saya bangga santri dapat berinovasi. Sayangnya, santri mampu menciptakan sesuatu yang mahal tapi tidak dapat menggunakannya.”

Abah Muhlas tidak bermaksud menyuruh santrinya menggunakan barang-barang mahal, namun beliau miris karena santri biasanya ketinggalan zaman.

Acara peragaan busana dimulai dari kelas XII, mereka berjalan di depan para penonton dengan balutan baju karya sendiri. Mereka membuat, memakai, dan memperagakan baju hasil karya sendiri.

(Nzl)

Add Comment