Sahabat

Seperti  jantung yang terus berdetak

Yang selalu menemaniku dengan canda tawamu

Denganmu
Aku merasa  seperti orang yang paling istimewa
Disaatku menangis
Tangisku dapat terkurai menjadi tawa
Lukaku kan terpecah menjadi bahagia
Kau memang seindah rembulan di pelupuk mata

Namun disaat sang surya menyapa
Dirimu yang hangat seketika lenyap
Burung yang berkicau seketika bisu
Dan seperti tak mempunyai sayap
Tuk menjauh dari kenyataan

Sahabat

Sudah ribuan bahkan jutaan
Air mata yang mengalir di pipiku
Maaf untuk luka yang pernah kutoreh
Maaf untuk duka yang kulukiskan
Dirimu akan  selalu terkenang di hatiku

 

 

(SHA _2)

Add Comment